Menemukan Kembali Dharma: Menggugat Agama yang Kehilangan Kesadaran Oleh: Ida Bagus Ngurah Semara Manuaba Tulisan ini kembali mengusik batin kita hariini dengan memotret sebuah realitas yang getir: di Indonesia, agama sering kali berhenti menjadi jalan kesadaran dan justru berubah menjadi instrumen kekuasaan, identitas yang kaku, serta ruang di mana nalar berhenti bekerja. Jika kita melihat kegelisahan ini dari kacamata filosofi Hindu Bali, kita akan menemukan bahwa kritik tersebut sesungguhnya adalah panggilan untuk kembali kepada hakikat Dharma . Agama: Antara Label dan Kesadaran Jnana Dalam masyarakat kita, sering kali "beragama" hanya dimaknai sebagai status administratif atau kepatuhan pada ritual yang mekanistik. Dalam tradisi Hindu Bali, ini disebut sebagai risiko terjebak dalam Gugon Tuwon —percaya dan ikut-ikut tanpa dasar pemahaman. Padahal, Hindu mengajarkan pentingnya Jnana Marga , yakni jalan pengetahuan. Agama seharusnya tidak membuat manu...
catatan Ida Bagus Ngurah Semara Manuaba, Giriya Kawan Apuan Bangli